Kategori: Berita

  • Evaluasi Kinerja Semester I, Penghulu Wonosobo Perkuat Kapasitas dan Inovasi Layanan

    Evaluasi Kinerja Semester I, Penghulu Wonosobo Perkuat Kapasitas dan Inovasi Layanan

    Wonosobo (Humas) — Mengawali paruh kedua tahun 2026, jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Wonosobo menggelar Rapat Evaluasi Kinerja Semester I Tahun 2026 pada Senin (22/6/2026) di La Rose & Bakery Resto Wonosobo. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala KUA, Penghulu, serta Calon Penghulu se-Kabupaten Wonosobo sebagai penguatan komitmen dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

    Rapat dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo, Imron Awaludin. Dalam arahannya, ia mengingatkan pentingnya kecepatan dan ketepatan dalam merespons kebutuhan masyarakat. Menurutnya, penghulu sebagai garda terdepan pelayanan harus menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan penuh kehati-hatian serta tanggung jawab.

    “Masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, ramah, dan solutif. Karena itu, setiap penghulu harus memahami tupoksinya dengan baik dan memberikan layanan secara maksimal,” ujarnya.

    Imron juga mendorong pengembangan inovasi layanan melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya adalah Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Digital yang dinilai telah menjadi ikon transformasi layanan Kementerian Agama. Menurutnya, inovasi semacam ini perlu terus diperluas dan dikembangkan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

    “Saya berharap seluruh KUA dapat mengadopsi inovasi ini dan terus menghadirkan terobosan-terobosan baru yang memberikan kemudahan bagi masyarakat,” tambahnya.

    Sementara itu, Plh. Kasi Bimas Islam, Fakih Khusni, menyampaikan bahwa rapat evaluasi ini tidak hanya menjadi forum penilaian kinerja, tetapi juga sarana untuk memperkuat kualitas pelayanan publik dan menyatukan persepsi terhadap berbagai regulasi yang berlaku.

    “Melalui evaluasi ini, kita ingin memastikan setiap program berjalan sesuai target, meningkatkan kualitas pelayanan di KUA, serta membangun pemahaman yang sama terhadap aturan dan kebijakan yang menjadi pedoman kerja bersama,” jelasnya.

    Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan, profesionalitas, dan integritas aparatur sebagai modal utama dalam menghadirkan layanan yang semakin berkualitas dan dipercaya masyarakat.

    Berbagai agenda strategis dibahas dalam kegiatan tersebut, mulai dari evaluasi kinerja, supervisi layanan administrasi nikah dan rujuk, optimalisasi pelayanan publik, hingga penguatan kapasitas penghulu agar semakin adaptif, disiplin, dan profesional dalam menghadapi dinamika pelayanan keagamaan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap tugas berjalan sesuai ketentuan sekaligus menghadirkan pelayanan yang prima, mudah, dan berkualitas bagi masyarakat.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi teknis mengenai Pengelolaan SIMKAH oleh Admin SIMKAH, Validasi dan Verifikasi Pengajuan Jaspro oleh Validator SIMKAH, serta Pengelolaan Bimwin oleh Admin Bimwin. Materi-materi tersebut menjadi bekal penting dalam menjaga kualitas layanan administrasi yang semakin terintegrasi dan berbasis digital.

    Sebagai penutup, Ketua APRI Kabupaten Wonosobo, Sahrul Arifin, memperkenalkan Aplikasi Simpul KUA. Aplikasi ini hadir sebagai sarana pendukung pengelolaan dan pemantauan berbagai layanan KUA secara lebih terstruktur dan terdokumentasi. Dengan sistem yang terintegrasi, Simpul KUA membantu memudahkan pengumpulan data layanan, mempercepat pelaporan, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Kehadirannya menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat transformasi digital layanan KUA agar semakin efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

    Melalui evaluasi ini, KUA se-Kabupaten Wonosobo tidak hanya melakukan refleksi atas capaian yang telah diraih, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk terus berbenah. Di tengah tuntutan pelayanan yang semakin dinamis, semangat berinovasi, disiplin, dan melayani dengan sepenuh hati menjadi bekal penting dalam menghadirkan layanan keagamaan yang profesional dan berdampak bagi masyarakat.

  • Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

    Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

    Kabar baik datang dari Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama. Insentif bagi guru madrasah Non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026.

    Kabar baik ini disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar sebelum melakukan Rapat Kerja dengan Komisi VIII, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. “Alhamdulillah, tahun baru ini kita awali dengan berbagi kabar baik. Insya Allah, insentif guru madrasah non ASN akan mulai cair pada akhir Juni 2026,” terang Menag di Jakarta, Rabu (17/6/2026).

    “Kami sampaikan apresiasi kepada Tim Direktorat GTK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam yang telah bekerja keras menyiapkan kelengkapan administratif bagi pencairan tunjangan ini,” sambung Menag.

    Menag juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dedikasi para guru madrasah yang telah mengabdikan diri dalam mencerdaskan anak bangsa. Menag berkomitmen untuk terus memperjuangkan dan memperhatikan kesejahteraan mereka.

    Dirjen Pendidikan Islam Amin Suyitno menambahkan bahwa saat ini, pihaknya tengah merampungkan buku rekening kolektif bagi guru madrasah non ASN penerima insentif. “Ini tentu perlu waktu dan kerja keras tim GTK Madrasah,” ujar Amin.

    “Nantinya, setiap guru akan menerima insentif sebesar satu setengah juta dan itu langsung masuk le rekening mereka,” tandasnya.

    Biro Humas dan Komunikasi Publik

  • Sambut 1448 H, Menag Ajak Hijrah dari Sikap Curiga ke Saling Percaya

    Sambut 1448 H, Menag Ajak Hijrah dari Sikap Curiga ke Saling Percaya

    Menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Islam dan seluruh masyarakat Indonesia untuk saling percaya, menjaga persatuan, membangun sikap peduli, serta mengabdi bagi bangsa dan kemanusiaan.

    “Hijrah mengajak kita untuk berpindah dari sikap saling curiga menuju saling percaya, dari perpecahan menuju persatuan, dari sikap apatis menuju kepedulian, serta dari orientasi pada kepentingan pribadi menuju pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan,” ujar Menag di Jakarta, Senin (15/6/2026).

    Menag juga mengajak kita semua untuk memperkuat dialog, toleransi, dan persaudaraan kebangsaan. Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan wujud nyata semangat hijrah dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

    “Di tengah era disrupsi yang ditandai oleh menguatnya sikap individualistik, perbedaan pandangan, dan berbagai tantangan sosial yang kompleks, nilai-nilai hijrah perlu kita wujudkan dalam bentuk kesediaan untuk membangun dialog, memperkuat toleransi, dan merawat persaudaraan kebangsaan,” tegas Menag.

    “Bangsa yang besar bukanlah bangsa yang bebas dari perbedaan, melainkan bangsa yang mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk melangkah demi kemaslahatan bersama,” lanjutnya.

    Menag mengatakan, semangat tersebut merupakan bentuk peneladanan atas peristiwa hijrah Rasulullah SAW yang diperingati pada Tahun Baru Hijriah. Menurutnya, hijrah Rasulullah SAW mengajarkan bahwa kemajuan peradaban tidak hanya ditopang oleh kekuatan dan kecakapan, tetapi juga oleh persaudaraan, keadilan, dan kepedulian terhadap kemaslahatan bersama.

    Menag juga mengajak masyarakat memulai perubahan dari diri sendiri. Menurutnya, masa depan lahir dari keberanian untuk berubah, bukan sekadar harapan. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Surah Ar-Ra’d ayat 11 bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.

    “Semangat hijrah adalah semangat untuk terus bertumbuh, memperbaiki kualitas diri, memperkuat integritas, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi sesama. Dengan semangat itu, umat akan semakin kuat menghadapi berbagai tantangan zaman dan semakin mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ungkapnya.

    “Atas nama Menteri Agama Republik Indonesia, saya, Nasaruddin Umar, mengucapkan Selamat Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah kita, melimpahkan rahmat dan keberkahan-Nya kepada bangsa Indonesia,” tutup Menag.

    Biro Humas dan Komunikasi Publik

  • Kemenag Buka Pendaftaran Seleksi Enam Calon Eselon II, Ini Syaratnya

    Kemenag Buka Pendaftaran Seleksi Enam Calon Eselon II, Ini Syaratnya

    Kementerian Agama membuka kembali seleksi terbuka bagi calon pejabat tinggi pratama atau setingkat Eselon II. Ada enam jabatan yang dibuka proses pendaftaran seleksinya, terdiri atas satu Kepala Kanwil Kemenag Provinsi dan lima Kepala Biro pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri.

    “Kami mengundang PNS yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses seleksi terbuka dan kompetitif pengisian enam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Agama,” terang Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

    Enam jabatan dimaksud, terdiri atas: Kepala Kanwil Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Biro AAKK UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Kepala Biro AUPK UIN Walisongo Semarang, Kepala Biro AUPK UIN Sunan Ampel Surabaya, Kepala Biro AUAK IAIN Sorong, dan Kepala Biro AUAK IAKN Kupang.

    Dijelaskan Sekjen Kemenag, pendaftaran dibuka secara online melalui laman https://birosdm.kemenag.go.id/seleksijpt/ dari 12 – 26 Juni 2026. Pelamar harus mengunggah dokumen persyaratan dan menyelesaikan proses pendaftaran. Pelamar dinyatakan selesai proses pendaftaran setelah mendapatkan kartu tanda bukti pendaftaran online.

    Kepala Biro SDM, Muhammad Zain, menambahkan, pada tahap awal, dilakukan seleksi Administrasi dengan menggunakan sistem gugur. Seleksi administrasi dilakukan berdasarkan dokumen persyaratan yang telah diunggah pelamar. Pelamar yang dinyatakan berhak mengikuti seleksi kompetensi adalah pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi.

    “Hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 29 Juni 2026,” jelas Muhammad Zain.

    Tahap berikutnya adalah Seleksi Kompetensi. Tahapan ini meliputi penulisan makalah, asesmen kompetensi, wawancara akhir, dan rekam jejak.Tahap penulisan makalah berlangsung pada 1 Juli 2026. Untuk asesmen kompetensi dilakukan pada 2 – 4 Juli 2026. Sementara wawancara akhir pada 10 – 11 Juli 2026.

    “Hasil seleksi dijadwalkan akan diumumkan pada 17 Juli 2026. Jadwal pelaksanaan setiap tahapan dapat berubah sewaktu-waktu. Pelamar agar selalu memantau informasi melalui laman resmi kemenag.go.id,” sebut Muhammad Zain.

    Sesuai regulasi terdapat penilaian rekam jejak dengan menggunakan portofolio. Langkah ini sejalan dengan upaya implementasi Manajemen Talenta di Kementerian Agama. “Portofolio akan memperkuat objektivitas penilaian rekam jejak,” ujar Muhammad Zain.

    Berikut syarat dokumen persyaratan peserta seleksi calon Eselon II Kemenag:

    1. Asli Kartu Tanda Penduduk (KTP);
    2. Asli Pasfoto berwarna terbaru berlatar belakang warna merah;
    3. Asli Ijazah S1/D-IV (wajib) dan S2 dan/atau S3 (jika ada);
    4. Asli SK pengangkatan dalam 5 (lima) jabatan terakhir;
    5. Asli SK kenaikan pangkat terakhir;
    6. Asli Tanda bukti penyerahan LHKPN tahun 2025;
    7. Asli Tanda bukti penyerahan SPT Pajak tahun 2025;
    8. Asli Penilaian Prestasi Kerja PNS sekurang-kurangnya bernilai baik 2 (dua) tahun terakhir (2024 dan 2025);
    9. Asli Surat Rekomendasi dari Pejabat Pembina Kepegawaian / Pejabat yang Berwenang (PPK/PyB) instansinya (formulir terlampir);
    10. Asli Surat lamaran ditujukan kepada Menteri Agama Republik Indonesia yang ditandatangani pelamar di atas meterai Rp. 10.000,- (formulir terlampir);
    11. Asli Daftar Riwayat Hidup (DRH) yang ditandatangani pelamar di atas meterai Rp. 10.000,- (formulir terlampir);
    12. Asli Surat Pernyataan dari atasan langsung tidak sedang menjalani hukuman disiplin PNS tingkat sedang atau berat dan tidak sedang dalam proses peradilan pidana yang ditandatangani pelamar dan atasan langsung pelamar di atas meterai Rp. 10.000,- (formulir terlampir);
    13. Asli Surat pernyataan tidak memiliki afiliasi dan/atau menjadi anggota dan pengurus partai politik yang ditandatangani pelamar di atas meterai Rp. 10.000,- (formulir terlampir); dan
    14. Asli Sertifikat pendidikan dan pelatihan (jika ada).

    Berikut tata cara pendaftarannya:

    1. Pelamar mendaftar secara online melalui laman resmi pendaftaran Seleksi Terbuka JPT Kementerian Agama pada alamat https://birosdm.kemenag.go.id/seleksijpt/.
    2. Pelamar wajib mengunggah seluruh hasil scan dokumen persyaratan asli dalam bentuk file pdf maksimal 3MB per file sesuai dengan urutan.
    3. Alur pendaftaran dan Jadwal pelaksanaan sebagaimana terlampir.
    4. Panitia tidak menerima dokumen persyaratan dalam bentuk hardcopy.
    5. Jika pelamar mengalami kesulitan dalam mengunggah dokumen persyaratan, pelamar dapat menghubungi Sekretariat Panitia Seleksi dengan alamat: SEKRETARIAT PANITIA SELEKSI TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI KEMENTERIAN AGAMA d.a. BIRO SUMBER DAYA MANUSIA SEKRETARIAT JENDERAL KEMENTERIAN AGAMA. JL. LAPANGAN BANTENG BARAT NO. 3 – 4 JAKARTA PUSAT 10710 atau melalui chat secara langsung pada nomor whatsapp +62 821-2336-7757

    Biro Humas dan Komunikasi Publik

  • Dukung Penegakan Hukum, Kemenag Koordinasi dengan Pemda Tutup Padepokan Padang Ati

    Dukung Penegakan Hukum, Kemenag Koordinasi dengan Pemda Tutup Padepokan Padang Ati

    Padepokan Padang Ati dipastikan bukan pesantren karena belum memiliki izin daftar yang diterbitkan oleh Kementerian Agama. Karena pimpinan padepokan tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kekerasan seksual, Kemenag berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan untuk melakukan penertiban.

    “Kita koordinasikan dengan Pemda Pekalongan selaku pihak berwenang untuk melakukan penutupan padepokan setelah penetapan tersangka pimpinan padepokan atas dugaan melakukan tindak kekerasan seksual,” tegas Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah Saiful Mujab di Semarang, Senin (1/6/2026).

    “Saya juga mendukung langkah tegas yang dilakukan aparat kepolisian dalam memproses dugaan kekerasan seksual yang dilakukan pimpinan Padepokan Padang Ati,” sambungnya.

    Saat ini, kata Kabid Pontren Kanwil Kemenag Prov Jateng DR Fahruroji M. Pd, pihaknya bersama instansi terkait tengah mengafirmasi kelanjutan pendidikan para siswa yang menetap di Padepokan Padang Ati. Kementerian Agama Kab. Pekalongan mencatat ada sekitar 350 anak yang belajar di Padepokan Padang Ati Pekalongan. Dari jumlah itu, sebanyak 38 siswa belajar di Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) swasta.

    “Saya sudah berkoordinasi dengan pihak madrasah untuk memastikan pendidikan formal 38 siswa ini bisa tetap berlanjut dan tidak terputus,” ujar Kabid Pontren

    “Kanwil Kemenag Jateng juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pondok pesantren sebagai langkah antisipasi kelanjutan pendidikan para pelajar di Padepokan Padang Ati dan pesantren siap menampung anak-anak yang terdampak,” sambungnya.

    Saat ini, para pelajar di Padepokan Padang Ati memilih untuk sementara waktu pulang ke rumah masing-masing. Mereka sudah dipulangkan. Dari sekitar 350 anak, ada dua orang dari luar kota yang saat ini menetap di rumah guru MTs.

    “Para pelajar Padepokan Padang Ati sudah dipulangkan ke rumah masing-masing. Ada dua siswa yang tinggal sementara di rumah guru MTs karena mereka berasal dari luar kota,” sebut Kabid Pontren

    “Terkait dampak psikologis mereka, Dinas P3A dan PPKB juga telah mempersiapkan rencana untuk melakukan pendampingan psikologi klinis dan penanganan trauma healing baik di rumah maupun di satuan pendidikan,” tandasnya.

  • Waisak 2026, Menag: Dharma Menjaga Perdamaian Dunia

    Waisak 2026, Menag: Dharma Menjaga Perdamaian Dunia

    Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Buddha menjadikan peringatan Hari Tri Suci Waisak 2570 B.E., sebagai momentum memperkuat komitmen menebarkan kebajikan, mempererat persaudaraan, dan menjaga perdamaian dunia.

    Tema Waisak 2026 yang mengusung tema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia” sangat relevan dengan kondisi dunia saat ini. Menurut Menag, Dharma tidak hanya dipahami sebagai ajaran keagamaan, tetapi juga menjadi pedoman hidup yang menuntun manusia untuk tetap berpegang pada nilai-nilai kebenaran, moralitas, dan kebijaksanaan.

    “Dharma bukan sekadar ajaran, melainkan pelita kehidupan yang menuntun manusia untuk tetap teguh dalam nilai-nilai kebenaran, moralitas, kebijaksanaan serta di tengah dinamika zaman. Termasuk menjaga perdamaian dunia,” demikian pesan Menag dalam rangka Hari Tri Suci Waisak di Jakarta, Minggu (31/52026).

    Menag menjelaskan, semangat menjaga perdamaian dunia sejatinya berawal dari hati setiap individu. Karena itu, nilai cinta kasih menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan yang harmonis, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa, bahkan kehidupan dunia.

    Sebagaimana termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, Menag menegaskan komitmen pemerintah untuk menjamin setiap warga negara dapat menjalankan ibadah sesuai keyakinannya dengan aman, tenang, dan penuh khidmat.

    “Saya memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan setiap warga negara dapat menjalankan ibadahnya dengan tenang dan penuh khidmat. Pada saat yang sama, merawat harmoni adalah tanggung jawab kita bersama sebagai sesama anak bangsa,” ungkap Menag.

    Seluruh agama mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan yang luhur. Karena itu, kehidupan beragama harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan, bukan sebaliknya.

    “Agama hadir untuk memanusiakan manusia. Kebijaksanaan yang diajarkan dalam Buddha selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan universal yang menjadi fondasi kehidupan bersama. Cinta kasih harus terus menjadi pondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa,” ujar Menag.

    Menag berharap peringatan Hari Tri Suci Waisak tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk menciptakan kehidupan yang rukun, menjaga persatuan bangsa, dan mewujudkan perdamaian dunia.

    “Selamat Hari Tri Suci Waisak 2570 Tahun Buddhis. Semoga semua makhluk hidup berbahagia,” tandasnya.

    Biro Humas dan Komunikasi Publik

  • Selamat Iduladha, Menag: Semangat Berkurban Energi Kebersamaan

    Selamat Iduladha, Menag: Semangat Berkurban Energi Kebersamaan

    Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Iduladha 1447 H/2026 M. Menurut Menag, Iduladha mengajak umat untuk terus meneguhkan semangat keikhlasan dan kepedulian.

    “Di tengah dinamika kehidupan yang kita hadapi bersama, Iduladha mengajak kita untuk kembali meneguhkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial,” ujarnya di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

    Sidang isbat yang digelar Kementerian Agama pada 17 Mei 2026 menetapkan 1 Zulhijjah 1447 H bertepatan dengan 18 Mei 2026. Dengan begitu, Iduladha 1447 H bertepatan dengan 27 Mei 2026.

    “Keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengajarkan bahwa pengorbanan adalah tentang mendahulukan kemaslahatan yang lebih besar. Nilai inilah yang harus kita hadirkan dalam kehidupan berbangsa,” papar Menag.

    Dijelaskan Menag, ibadah kurban memiliki makna sosial yang sangat nyata. Daging kurban yang dibagikan bukan hanya simbol, tetapi bentuk konkret kepedulian, menguatkan ketahanan pangan dan protein keluarga, membantu masyarakat yang membutuhkan, dan berkontribusi pada upaya pemenuhan gizi, termasuk dalam pencegahan stunting.

    “Semangat berkurban adalah energi kebersamaan. Ia menggerakkan solidaritas, memperkuat gotong royong, dan menghadirkan keadilan sosial. Dari sinilah kita membangun bangsa, dari kepedulian yang sederhana, tetapi berdampak luas,” tutur Menag.

    “Mari kita jadikan Iduladha sebagai momentum untuk memperluas manfaat, memperkuat empati, dan memastikan bahwa setiap ibadah yang kita lakukan memberi dampak bagi sesama,” tandasnya.

    Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Semoga Allah SWT menerima ibadah kurban kita dan memberkahi bangsa Indonesia.

    Biro Humas dan Komunikasi Publik

  • Raih Lisensi IB, Lulusan MAN IC Serpong Makin Mudah Tembus Kampus Top Dunia

    Raih Lisensi IB, Lulusan MAN IC Serpong Makin Mudah Tembus Kampus Top Dunia

    Madrasah binaan Kementerian Agama berhasil memperoleh lisensi menjalankan kurikulum International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP), salah satu sistem pendidikan pra-universitas paling bergengsi di dunia. Capaian ini diraih Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong.

    MAN IC Serpong kini menjadi bagian dari jaringan sekolah dunia penyelenggara IB atau dikenal sebagai IB World School. Madrasah ini sejajar dengan ribuan sekolah unggulan di Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Singapura, dan berbagai negara maju lainnya. Kesempatan lulusan MAN IC Serpong untuk kuliah di berbagai kampus ternama di dunia juga makin terbuka.

    ‎”Tidak gampang ya untuk menjadi IB itu. Apa itu IB Internasional Baccalaureate? Jadi nanti kalau anak-anak kita lulus di sini nanti ada sertifikat IB-nya. Dia mau pilih perguruan tinggi manapun di seluruh dunia itu bisa langsung masuk. Ini satu penghargaan yang luar biasa,” ujar Menag Nasaruddin Umar saat memberikan Penguatan Madrasah Mendunia dan Penyerahan Sertifikat IBDP di MAN IC Serpong, Tangsel, Jumat, (22/5/2026).

    Dalam kesempatan itu, Menag menyerahkan sertifikat IBDP kepada Kepala MAN IC Serpong Hilal Najmi. Hadir menyaksikan, Kepala Staf Kepresidenan, Bapak Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno, para Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri Agama, jajaran Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Thobib Al Asyhar, serta para kepala MAN IC seluruh Indonesia.

    Menurut Menag, pencapaian ini bukti nyata bahwa pendidikan kelas dunia kini semakin terbuka bagi anak-anak Indonesia, termasuk dari jalur madrasah negeri. “Ini membuktikan bahwa pendidikan bertaraf global bukan hanya milik sekolah elite berbiaya mahal. Madrasah negeri Indonesia juga mampu berdiri sejajar dengan sekolah-sekolah terbaik dunia,” tegas Menag.

    International Baccalaureate (IB) selama ini dikenal sebagai sistem pendidikan yang digunakan banyak sekolah elite dunia untuk mempersiapkan siswa masuk universitas top global, misalnya: Harvard, Oxford, Cambridge, NUS, hingga University of Toronto dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Cambridge, Amerika Serikat. Lebih dari sekadar kurikulum, IB dikenal sebagai sistem pendidikan yang membentuk siswa agar mampu berpikir kritis, melakukan riset, memecahkan masalah nyata, bekerja lintas budaya, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

    Di tingkat internasional, hanya sekitar 3.900 sekolah menengah atas di seluruh dunia yang berhasil mendapatkan izin resmi menyelenggarakan program IBDP. Di Indonesia sendiri, ada 55 sekolah yang berhasil mencapainya. MAN IC Serpong menjadi madrasah pertama di Indonesia yang berhasil menembus standar tersebut.

    Keberhasilan ini sekaligus mematahkan anggapan lama bahwa pendidikan internasional hanya dapat diakses kelompok tertentu. Kini, siswa madrasah negeri Indonesia juga memiliki kesempatan belajar dengan standar global yang sama seperti pelajar di berbagai negara maju.

    Pencapaian MAN IC Serpong temasuk luar biasa karena prosesnya relatif cepatan. Sekolah pada umumnya membutuhkan waktu tiga hingga lima tahun untuk mendapatkan pengakuan resmi sebagai penyelenggara IB karena standar akademik, kualitas guru, budaya belajar, hingga tata kelola sekolah yang ketat. Namun, MAN IC Serpong berhasil mencapai hal ini dalam waktu satu tahun, sejak memulai proses pada Mei 2025 hingga resmi diakui pada Mei 2026.

    Menag menargetkan MAN IC di seluruh Indonesia, serta sejumlah MAN Unggulan, misalnya: MAN 2 Kota Malang, MAN 4 Jakarta, MAN 2 Pekanbaru, MAN 2 Kudus, dan MAN 2 Makassar, juga dapat meraih capaian IB. ‎”Kita ada 24 MAN IC seluruh Indonesia, dan Insya Allah melalui yayasan yang mendampingi kami nanti kita targetkan dalam waktu tidak lama seluruh MAN IC itu nanti akan menjadi IB,” ujar Menag.

    Pencapaian tersebut lahir dari sinergi kuat antara Kementerian Agama Republik Indonesia dan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) sebagai mitra strategis pendamping transformasi sekolah global.

    KSP: Madrasah Mendunia Selaras Asta Cita

    Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mengapresiasi keberhasilan MAN IC Serpong meraih IBDP. Dia menegaskan bahwa penguatan madrasah menjadi bagian dari pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas.

    “Pemerintah berdiri di belakang setiap ikhtiar yang sungguh-sungguh untuk memajukan pendidikan anak bangsa. Kegiatan hari ini adalah penegasan arah besar pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” kata Dudung.

    Ia menyebut madrasah memiliki posisi strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual di tengah tantangan perkembangan teknologi dan digitalisasi global. Dudung menilai kemajuan teknologi di sejumlah negara tidak selalu diiringi dengan penguatan etika dan kehidupan sosial. Karena itu, menurut dia, madrasah berperan penting menjaga keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter.

    “Madrasah bukan hanya tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi tempat pembentukan kepribadian dan peradaban,” ujarnya.

    Ia mengatakan arah pembangunan pendidikan yang didorong pemerintah sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk menyiapkan generasi pekerja keras, disiplin, jujur, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa. Penguatan program madrasah bertaraf internasional dinilai menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus memperkuat daya saing global pelajar Indonesia.

    “Madrasah yang mendunia harus mampu menjadi pusat lahirnya generasi Indonesia Emas yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus kokoh dalam iman dan akhlak,” jelasnya.

    “Kontribusi madrasah menjadi bagian penting dalam mendukung agenda Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo untuk mewujudkan Indonesia maju dan berdaulat,” tandasnya.

    Biro Humas dan Komunikasi Publik

  • 1 Zulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei

    1 Zulhijjah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei

    Pemerintah menetapkan 1 Zulhijjah 1447 Hijriah bertepatan dengan 18 Mei 2026. Dengan demikian, Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
    Keputusan tersebut disampaikan Menteri Agama dalam konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin Jakarta, Minggu (17/5/2026).

    Penetapan awal Zulhijjah dilakukan berdasarkan hasil hisab dan rukyatul hilal yang dipantau di berbagai wilayah Indonesia. Sidang Isbat dipimpin langsung oleh Menteri Agama dan dihadiri perwakilan organisasi masyarakat Islam, Komisi VIII DPR RI, ahli astronomi, BMKG, BRIN, serta instansi terkait lainnya.

    Menteri Agama menjelaskan, posisi hilal pada hari pemantauan berada pada ketinggian antara 3 ° 17 menit 33 detik hingga 6° 56 menit 58 detik, dengan sudut elongasi antara 8° 54 menit 49 detik hingga 10° 37 menit 7 detik.

    Kementerian Agama melaksanakan rukyatul hilal di 88 titik pemantauan di seluruh Indonesia. Berdasarkan laporan yang diterima, hilal terkonfirmasi terlihat oleh dua perukyat, yaitu KH. S Azka dan Zarkasi di Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Keduanya telah disumpah oleh hakim Pengadilan Agama setempat.

    “Dengan demikian, berdasarkan hasil hisab serta adanya laporan rukyatul hilal yang memenuhi ketentuan, Sidang Isbat secara mufakat menetapkan bahwa 1 Zulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026 Masehi,” ujar Menag.

    Menag berharap keputusan tersebut dapat menjadi pedoman bagi umat Islam di Indonesia dalam menjalankan rangkaian ibadah Zulhijjah, termasuk puasa Tarwiyah, puasa Arafah, pelaksanaan salat Iduladha, dan ibadah kurban.

    “Semoga momentum Iduladha ini dapat memperkuat kebersamaan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meneguhkan persatuan sebagai satu bangsa,” tutupnya.

    “Kami juga mengimbau kepada umat muslim untuk memanfaatkan dan memaksimalkan ibadah-ibadah pra iduladha,” jelasnya.

    Tak lupa, Menag juga mendoakan para jemaah haji Indonesia yang tengah menjalankan ibadah haji di Arab Saudi agar ibadahnya berjalan lancar dan pulang menjadi haji yang mabrur dan mabrurah.

    Biro Humas dan Komunikasi Publik

  • Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Umat Perkuat Harmoni dan Semangat Kebersamaan

    Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Umat Perkuat Harmoni dan Semangat Kebersamaan

    Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Menag berharap, momentum keagamaan ini dapat semakin memperkuat nilai kedamaian, kebersamaan, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

    “Selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus Tahun 2026 kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Semoga peringatan ini membawa kedamaian, sukacita, dan semangat baru dalam membangun kehidupan yang harmonis,” ujar Menag di Jakarta (14/5/2026).

    Menag menegaskan bahwa peringatan hari besar keagamaan merupakan momentum penting untuk memperkuat spiritualitas sekaligus memperkokoh komitmen kebangsaan.

    “Setiap peringatan keagamaan memiliki pesan moral yang relevan bagi kehidupan bersama, seperti nilai kasih, pengorbanan, keadilan, dan perdamaian yang dapat menjadi landasan dalam membangun masyarakat yang rukun dan saling menghormati,” lanjutnya.

    Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus juga diharapkan dapat menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persaudaraan dan memperluas kontribusi umat beragama dalam kehidupan sosial.

    Menag berharap umat Kristiani terus mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa melalui penguatan solidaritas, kepedulian terhadap sesama, dan kerja sama lintas elemen masyarakat.

    “Nilai-nilai agama perlu dihadirkan dalam tindakan nyata yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitar. Mari bersama-sama menjaga harmoni, memperkuat persatuan, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” pesan Menag.

    Peringatan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus 2026 diharapkan membawa semangat kebersamaan dan optimisme baru bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam merawat kerukunan dan memperkuat persatuan nasional.

    Biro Humas dan Komunikasi Publik

Translate »
Skip to content