Wonosobo (Humas) – Kesadaran akan pentingnya pengetahuan pemulasaraan jenazah terus ditumbuhkan di tengah masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis Pemulasaraan Jenazah yang diselenggarakan oleh Majlis Ta’lim Bahrul Ulum pada Kamis (22/1/2026) di Mlipak, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini diikuti oleh 55 peserta yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat.
Bimbingan teknis tersebut menghadirkan Irna Fitroyah, Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo, sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, Irna menjelaskan secara runtut dan aplikatif tata cara pemulasaraan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam, mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga mengantarkan jenazah ke liang lahat dengan penuh adab, kehati-hatian, dan rasa hormat.
Pimpinan Majlis Ta’lim Bahrul Ulum, Nur Farid, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama untuk membekali masyarakat dengan ilmu yang bersifat fardhu kifayah.
“Pemulasaraan jenazah bukan sekadar pengetahuan teknis, tetapi juga amanah kemanusiaan dan keagamaan. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat memiliki kesiapan lahir dan batin dalam merawat jenazah dengan benar, penuh empati, dan sesuai tuntunan agama,” ujarnya.
Sementara itu, Irna Fitroyah berharap ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini tidak berhenti pada tataran pemahaman semata.
“Harapannya, panjenengan yang hadir di sini nantinya mampu mengaplikasikan ilmu ini di masyarakat. Apa yang didapat hari ini semoga bisa dibawa pulang, diamalkan, dan disebarkan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Majlis Ta’lim Bahrul Ulum tidak hanya menghadirkan ruang belajar, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian sosial dan spiritual. Sebab, merawat jenazah merupakan bentuk penghormatan terakhir kepada sesama manusia, sekaligus wujud nyata pengabdian kepada Allah SWT dan masyarakat.









