Wonosobo (Humas) — Dalam upaya meningkatkan partisipasi pendidikan sekaligus menekan Angka Tidak Sekolah (ATS), Pemerintah Kabupaten Wonosobo menggelar Gerakan Wonosobo Asa Cita, sebuah gerakan kolaboratif yang menghadirkan semangat gotong royong lintas elemen masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa hingga Kamis (13-15/1/2026), di sejumlah satuan pendidikan MTs di Kabupaten Wonosobo.
Gerakan Wonosobo Asa Cita melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh masyarakat, tokoh pemuda, mahasiswa, serta masyarakat umum sebagai relawan pendidikan. Dengan pendekatan satu relawan satu rombongan belajar, para relawan hadir langsung di ruang-ruang kelas untuk memberikan motivasi, inspirasi, serta penguatan cita-cita kepada para siswa SMP/MTs agar terdorong melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, SMK, atau MA. Kehadiran relawan diharapkan mampu menyalakan kembali asa yang sempat redup, serta menumbuhkan keyakinan bahwa pendidikan adalah jalan penting menuju masa depan yang lebih baik.
Dalam kegiatan ini, Penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo dari seluruh kecamatan turut ambil bagian secara aktif. Partisipasi tersebut menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya melalui penguatan pendidikan dan pembinaan generasi muda.
Pada apel pagi di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo, Kepala Subbagian Tata Usaha, Imron Awaludi, menyampaikan bahwa Gerakan Wonosobo Asa Cita merupakan kegiatan yang sangat positif dan strategis.
“Kegiatan Gerakan Wonosobo Asa Cita ini sangat positif sebagai bentuk dukungan dan penguatan motivasi bagi para siswa yang mulai kehilangan semangat untuk melanjutkan pendidikan. Peran penyuluh sangat penting, karena kehadiran mereka bukan hanya menyampaikan pesan, tetapi juga menumbuhkan harapan dan keyakinan bahwa masa depan tetap bisa diraih melalui pendidikan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa peran penyuluh sangat penting sebagai figur pendamping, pemberi semangat, sekaligus jembatan harapan bagi peserta didik agar tidak berhenti bermimpi dan terus melangkah menata masa depan.
Melalui Gerakan Wonosobo Asa Cita, diharapkan tumbuh optimisme baru di kalangan peserta didik, bahwa pendidikan bukan sekadar kewajiban, melainkan bekal berharga untuk meraih cita-cita dan berkontribusi bagi daerah serta bangsa.








