Wonosobo (Humas) – Puluhan guru di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo menerima Tanda Kehormatan Republik Indonesia Satya Lencana Karya Satya atas dedikasi dan pengabdian panjang yang telah mereka tunjukkan. Penganugerahan tersebut menjadi salah satu rangkaian bermakna dalam Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia yang digelar melalui upacara resmi di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo, Sabtu (3/1/2026).
Pemberian Satya Lencana Karya Satya ini tidak sekadar menjadi penanda lamanya masa pengabdian, tetapi juga representasi kehadiran negara dalam menghargai kerja sunyi para guru. Guru dipandang sebagai penjaga nilai, penanam akhlak, sekaligus penggerak peradaban melalui pendidikan keagamaan. Karena itu, penghargaan ini menjadi simbol penghormatan atas ketekunan, loyalitas, dan kesetiaan mereka dalam mendidik generasi bangsa.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo dalam amanatnya menegaskan bahwa guru merupakan panutan sekaligus fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Ia menyampaikan bahwa kesejahteraan guru menjadi prinsip yang terus diupayakan Kementerian Agama, seiring dengan tuntutan peningkatan mutu pendidikan madrasah dan lembaga keagamaan. “Guru adalah wajah Kementerian Agama di tengah masyarakat. Keteladanan, kesabaran, dan pengabdian mereka harus mendapat perhatian, perlindungan, dan kesejahteraan yang layak,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penghargaan Satya Lencana Karya Satya menjadi motivasi moral agar para guru tetap teguh dalam mengabdi, sekaligus pengingat bagi institusi untuk terus memperjuangkan hak-hak guru secara berkeadilan. Menurutnya, kesejahteraan guru bukan semata soal materi, tetapi juga penghormatan, kepastian, dan dukungan berkelanjutan agar mereka dapat menjalankan tugas dengan tenang dan bermartabat.

Momentum HAB ke-80 Kementerian Agama ini menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang pengabdian sekaligus penguat komitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada guru. Dengan semangat pengabdian yang diwariskan para penerima Satya Lencana Karya Satya, Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo bertekad melangkah lebih mantap dalam membangun pendidikan keagamaan yang unggul, berkarakter, dan menyejahterakan para pendidiknya.










