Wonosobo (Humas) – Kontingen pencak silat Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Wonosobo berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet gelar Juara Umum dalam ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat UNS Open XI Tahun 2025 tingkat nasional. Kompetisi yang berlangsung GOR Indoor FKOR Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Pada tanggal 26-28 Desember 2025 ini diikuti oleh ratusan pesilat tangguh dari berbagai sekolah, perguruan dan club pencak silat di seluruh Indonesia. Keberhasilan ini mempertegas posisi MAN 2 Wonosobo sebagai sekolah berbasis agama yang mampu bersaing ketat di bidang olahraga prestasi.
Kemenangan ini diraih setelah tim pencak silat Kelas Khusus Olahraga (KKO) MAN 2 Wonosobo mendominasi perolehan medali, terutama di kategori Tanding dan Seni. Total mereka berhasil mengoleksi 15 medali emas, 6 medali perak, dan 7 medali perunggu, sehingga menempatkan KKO MAN 2 Wonosobo sebagai peraih prestasi tertinggi pada kategori remaja.
Para atlet KKO MAN 2 Wonosobo mampu tampil impresif dengan teknik dan ketahanan fisik yang matang, hasil dari latihan disiplin selama berbulan-bulan. Perolehan medali emas yang signifikan di berbagai kelas berat badan menjadi kunci utama bagi madrasah ini untuk mengungguli sekolah-sekolah unggulan, perguruan dan club lainnya dalam klasemen akhir.
Kepala MAN 2 Wonosobo, Warsam, mengungkapkan rasa syukur dan bangga yang mendalam atas kerja keras para atlet, pelatih, serta dukungan penuh dari seluruh warga madrasah. Beliau menyatakan bahwa prestasi ini bukan sekadar tentang medali, melainkan bukti nyata dari efektivitas program pembinaan olahraga di madrasah yang terus berkembang setiap tahunnya.
Selengkapnya di kolom komentar…
“Keberhasilan ini adalah buah kerja keras dan disiplin atlet, tim kepelatihan serta support maksimal seluruh civitas akademika MAN 2 Wonosobo. Semoga keberhasilan di UNS Open XI ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengasah potensi diri, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” harap Warsam.
Senada, kepala pelatih pencak silat MAN 2 Wonosobo Imam Fauzi mengatakan bahwa kunci sukses tim kali ini adalah mentalitas juara dan strategi yang tepat dalam menghadapi lawan yang memiliki jam terbang tinggi. Kejuaraan ini juga menjadi ajang evaluasi penting bagi tim untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi-kompetisi besar lainnya di tahun mendatang.
Raihan gelar Juara Umum ini, MAN 2 Wonosobo semakin memantapkan langkahnya menuju madrasah yang unggul dan kompetitif di tingkat nasional. Prestasi ini sekaligus menjadi kado manis akhir tahun 2025 bagi dunia pendidikan di Kabupaten Wonosobo. Harapannya, tradisi juara ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan demi mencetak generasi atlet pencak silat yang berakhlakul karimah serta berprestasi mendunia.edt
Kontributor: MAN 2 Wonosobo









